Guru Pembimbing Khusus
Guru kelas atau guru mata pelajaran dalam
proses pembelajaran di sekolah inklusi adalah seorang pendidik dengan latar
belakang pendidikan bidang studi tertentu, yang melakukan tugas mengajar sesuai
bidang studinya.
Guru Pembimbing Khusus (GPK) adalah guru yang
bertugas menjembatani kesulitan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). GPK bertugas mendampingi anak berkebutuhan khusus
dalam proses belajar mengajar di kelas reguler yang berkualifikasi Pendidikan
Luar Biasa (PLB) atau yang pernah mendapatkan pelatihan tentang penyelenggaraan
sekolah inklusi.
Tugas GPK
atau shadow teacher adalah;
- mengajar dengan hati
- memahami kemampuan siswa dan mengajar dengan cara yang menyenangkan dengan mereduksi instruksi ataupun mereduksi silabus
- menyusun instrumen asesmen pendidikan bersama-sama dengan guru kelas dan guru mata pelajaran,
- membangun sistem koordinasi antara guru, terapis, pihak managemen sekolah, dan orang tua peserta didik,
- melaksanakan pendampingan anak berkelainan pada kegiatan pembelajaran bersama-sama dengan guru kelas/guru mata pelajaran/guru bidang studi,
- memberikan bantuan layanan khusus bagi anak-anak berkelainan yang mengalami hambatan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas umum,
- membuat catatan khusus dan memberikan bimbingan secara berkesinambungan kepada ABK selama mengikuti kegiatan pembelajaran,
- berbagi pengalaman pada guru kelas dan/atau guru mata pelajaran ataupun guru GPK sekolah lain.
Tanggung jawab terhadap anak
berkebutuhan khusus dikelasnya tetap dipegang oleh guru kelas, bukan diserahkan
sepenuhnya kepada GPK. Guru kelas dan
GPK harus saling bekerjasama dalam melayani anak berkebutuhan khusus, mulai
dari mengidentifikasi anak, menilai anak, sampai kepada menyusun Program
Pembelajaran Individual (PPI) bagi anak tersebut. Program Pembelajaran Individual
(PPI) ini terkadang juga tidak semua anak berkebutuhan khusus membutuhkannya.
Disinilah GPK berperan yaitu sebagai tempat berbagi pengalaman bagi guru kelas
dan guru mata pelajaran, karena tidak semua guru di sekolah reguler paham siapa
dan bagaimana menghadapi ABK serta apa pembelajaran yang dibutuhkan mereka sesuai
dengan kekhususan anak tersebut.
TERAPIS adalah seseorang yang dipekerjakan
sekolah atau di rujuk sekolah untuk membantu menghadapi ABK yang masih perlu
bantuan untuk mengatasi hambatannya. Proses
terapi dilakukan dengan system pull out. Jumlah terapi dalam satu minggu untuk setiap
anak bervariasi tergantung hasil dari observasi dan assessment.
Di sebuah
sekolah inklusi ada yang menyediakan terapai seperti dibawah ini:
ü Okupasi terapi dan Sensory Integrasi
ü Terapi Wicara
ü
Behavoiur Treatment
ü
Pembelajaran
Individu (PPI)
#GPK
#GuruABK
#AnakBerkebutuhanKhusus
#SekolahInklusi
#GuruABK
#AnakBerkebutuhanKhusus
#SekolahInklusi
#SchoolofHuman
#AISEI-KomunitasPendidikIndonesia

Comments
Post a Comment